Milenial – GOOD INDONESIA https://www.goodindonesia.com Indonesia's Latest Reference News Agency Fri, 28 Aug 2020 09:50:43 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.8.14 https://i2.wp.com/www.goodindonesia.com/wp-content/uploads/2020/02/cropped-Logo-GI-512-x-512.png?fit=32%2C32&ssl=1 Milenial – GOOD INDONESIA https://www.goodindonesia.com 32 32 132971655 Petani Milenial Lembang Sejahtera Berkat Budidaya Sayuran Impor https://www.goodindonesia.com/2020/06/01/petani-milenial-lembang-sejahtera-berkat-budidaya-sayuran-impor.html https://www.goodindonesia.com/2020/06/01/petani-milenial-lembang-sejahtera-berkat-budidaya-sayuran-impor.html#respond Mon, 01 Jun 2020 10:12:28 +0000 https://www.goodindonesia.com/?p=10529 Pandemi covid-19 nyata mengakibatkan sebagian warga kehilangan penghasilan karena terganggunya perputaran roda ekonomi. Namun dampak negatif pandemi tidak menerpa sekelompok petani di Desa Cibodas, Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat. Kelompok petani itu justru mulai mengekspor hasil budidaya sayuran mereka ke Singapura. Keberhasilan yang diperoleh berkat kegigihan dan inovasi dalam situasi serba sulit. Ekspor Kelompok Tani […]

The post Petani Milenial Lembang Sejahtera Berkat Budidaya Sayuran Impor appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
Pandemi covid-19 nyata mengakibatkan sebagian warga kehilangan penghasilan karena terganggunya perputaran roda ekonomi. Namun dampak negatif pandemi tidak menerpa sekelompok petani di Desa Cibodas, Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat.

Kelompok petani itu justru mulai mengekspor hasil budidaya sayuran mereka ke Singapura. Keberhasilan yang diperoleh berkat kegigihan dan inovasi dalam situasi serba sulit.

Ekspor Kelompok Tani Macakal dimaksud berupa sayuran impor yang ditanam di kawasan Lembang. Tepatnya french bean atau baby buncis.

Baby buncis dikembangkan dengan pengelolaan holtikultura berbasis competitive advantage. Berbeda dengan pola menanam konvensional kebanyakan petani di tanah air, yang diterapkan untuk cabe, tomat, atau sayuran lokal lainnya.

Terobosan menanam sayuran inilah yang kemudian meyakinkan buyer dan market, sehingga produk baby buncis menembus pangsa Singapura serta etalase sejumlah pasar modern (supermarket) di Jakarta dan Bandung. Harga rata-rata Rp18.000 per kilogram.

Sebanyak 1,2 ton baby buncis yang dihasilkan selama sepekan rutin terbang ke ke Singapura. Hasil ini berasal dari olahan seluas 22 hektar oleh tak kurang 140 petani.

Berkat kegigihan, Kelompok Tani Macakal meraup omzet hingga Rp300 juta per bulannya.

Tanaman french bean atau baby buncis [Dok. GOOD INDONESIA]

Ketua Kelompok Tani Macakal Triana Andri mengungkapkan dalam waktu dekat mereka siap memenuhi permintaan ekspor ke Jeddah Arab Saudi dan Brunei Darussalam. Guna memanfaatkan permintaan pasar luar negeri, kelompok tani lainnya bakal bergabung membudidayakan baby buncis.

“Mayoritas petani di Macakal merupakan anak milenial. Kami memang ingin anak-anak muda di Lembang ekspansi ke sektor pertanian, sehingga bisa lebih sejahtera,” tandas Triana dalam keterangannya yang diterima GOOD INDONESIA, Senin, 1 Juni 2020.

Semakin menyempitnya lahan pertanian di Desa Cibodas akibat pembangunan vila dan resor di kawasan pariwisata ini tak menyurutkan semangat petani-petani milenial terus menekuni bidang pertanian.

Mereka justru mencatatkan prestasi karena mampu berkreasi menjadikan lahan minim tetap produktif maksimal.

Setidaknya, Kelompok Tani Macakal mampu membuktikan diri tampil sebagai pahlawan devisa, justru di masa sulit.

“Ini tantangan buat kami. Saat semakin banyak lahan beralih fungsi menjadi bangunan, kami tetap berusaha hasil panen terus meningkat. Selain itu, kami juga mulai melakukan pengembangan di luar Lembang,” ungkap Triana.

Selain menanam baby buncis, Kelompok Tani Macakal juga menggarap tanaman impor lainnya, seperti tomat cery dan bayam kenzo yang juga diminati pasar-pasar modern. []GOOD INDONESIA-BIH


Like & Subscribe: Kanal Youtube GOOD TV


[INDONESIA’S LATEST REFERENCE NEWS AGENCY. Redaksi, Iklan, & Kerja Sama: 08111.67.8866 (WA). Email: [email protected]]

The post Petani Milenial Lembang Sejahtera Berkat Budidaya Sayuran Impor appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
https://www.goodindonesia.com/2020/06/01/petani-milenial-lembang-sejahtera-berkat-budidaya-sayuran-impor.html/feed 0 10529
Rumah Kerja ala Sandiaga Tawarkan ‘One Stop Service’ Bagi Milenial https://www.goodindonesia.com/2019/03/29/rumah-kerja-ala-sandiaga-tawarkan-one-stop-service-bagi-milenial.html https://www.goodindonesia.com/2019/03/29/rumah-kerja-ala-sandiaga-tawarkan-one-stop-service-bagi-milenial.html#respond Fri, 29 Mar 2019 15:12:27 +0000 https://www.goodindonesia.com/?p=5791 "Karena semacam 'job fair' dan sebagai balai latihan kerja. Jadi gabungan keduanya," ujar Erwin Aksa.

The post Rumah Kerja ala Sandiaga Tawarkan ‘One Stop Service’ Bagi Milenial appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
Jakarta – Erwin Aksa, kader Partai Golkar yang juga pengusaha nasional, mengungkapkan bahwa program Rumah Kerja yang diusung Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno sebagai one stop service bagi generasi milenial atau kaum muda.

“Karena semacam job fair dan sebagai balai latihan kerja. Jadi gabungan keduanya,” ujar Aksa menjawab PemiluUpdate.com di Jakarta, Kamis, 28 Maret 2019.

Karena stratgisnya program sebagai solusi bagi masalah pengangguran, Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) periode 2008-2011 ini berharap Rumah Kerja tidak hanya dihadirkan di kota-kota besar. Melainkan perlu disebar hingga pelosok pedesaan. Dengan demikian informasi tentang lowongan dan kesiapan tenaga kerja bisa lebih baik.

Erwin juga menilai program OK OCE yang juga digagas Sandiaga dapat membangkitkan semangat wirausaha kaum muda. Namun, guna memaksimalkan manfaat program ini maka dibutuhkan sinergi yang baik antara kalangan UMKM, pemerintah, BUMN, dan perusahaan swasta besar.

“Pemanfaatan CSR perusahaan-perusahaan besar berupa pelatihan, bantuan magang, dan akses pemasaran sangat membantu pemberdayaan UMKM. Hal ini perlu diupayakan secara konsisten,” tandas CEO Bosowa Corporation itu.

Sejauh ini, menurut keponakan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), program pembinaan UMKM belum dalam ekosistem yang sepenuhnya baik. Sinergi lintas sektor belum berjalan baik. Padahal, sinergi UMKM dengan perusahaan besar industri digital memberi bukti keberhasilan nyata.

“Contoh yang bagus juga industri otomotif. Pemain besarnya membangun ekosistem dengan UMKM, di supply chain maupun jasa di sektor otomotif, seperti repair kendaraan,” jelas Erwin, pengusaha kelahiran Makassar. []GOOD INDONESIA-RMK


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: [email protected]]

The post Rumah Kerja ala Sandiaga Tawarkan ‘One Stop Service’ Bagi Milenial appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
https://www.goodindonesia.com/2019/03/29/rumah-kerja-ala-sandiaga-tawarkan-one-stop-service-bagi-milenial.html/feed 0 5791
Bendahara TKN: ‘Tol Langit’ Jokowi Pikat Pemilih Milenial https://www.goodindonesia.com/2019/02/18/bendahara-tkn-tol-langit-jokowi-pikat-pemilih-milenial.html https://www.goodindonesia.com/2019/02/18/bendahara-tkn-tol-langit-jokowi-pikat-pemilih-milenial.html#respond Mon, 18 Feb 2019 13:41:09 +0000 https://www.goodindonesia.com/?p=5767 Keberhasilan mega proyek dimaksud menunjukkan Jokowi sebagai Presiden buka cuma peduli pada 'hard infrastructure' tetapi juga 'soft infrastructure'.

The post Bendahara TKN: ‘Tol Langit’ Jokowi Pikat Pemilih Milenial appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
Jakarta – Bendahara Tim Kampanye Nasional ( TKN) Joko Widodo atau Jokowi-Ma’ruf Amin Sakti Wahyu Trenggono menegaskan penuntasan mega proyek Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Palapa Ring merupakan salah satu keberhasilan nyata pemerintahan.

Proyek tersebut bukan cuma sebagai infrastruktur telekomunikasi yang menyatukan nusantara, namun juga menunjang kesiapan Indonesia menghadapi revolusi industri 4.0

“Jokowi sangat meyakini bahwa kehadiran SKKL Palapa Ring mendukung perkembangan unicorn-unicorn di Indonesia dan dapat menopang revolusi industri 4.0,” ujar Sakti, yang lebih kerap disapa Treng.

Calon Presiden (Capres) Jokowi pada debat pemilu presiden (pilpres) putaran kedua pada Minggu malam (17/2/2019) menyinggung keberhasilan realisasi SKLL Palapa Ring. Capres nomor urut 01 ini menjelaskan secara detail latar belakang dan penuntasan SKLL Palapa Ring.

“Kita telah bangun yang namanya Palapa Ring. Ini adalah tersambungnya backbone broadband dengan kecepatan tinggi,” ujar Jokowi.

Ditambahkan, “Di Indonesia bagian Barat telah 100 persen diselesaikan. Di Indonesia bagian Tengah 100 persen kita selesaikan. Indonesia bagian timur telah selesai 90 persen dan akan kita selesaikan pada tahun ini. Inilah sekali lagi pentingnya infrastruktur selain pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang ke depan ini juga secara besar-besaran kita lakukan.”

Menurut Treng, keberhasilan mega proyek dimaksud menunjukkan Jokowi sebagai Presiden buka cuma peduli pada hard infrastructure tetapi juga soft infrastructure.

“Palapa Ring itu ‘tol langit’. Ini akan memperkuat Tol Laut dan Tol Darat yang beliau bangun. Ini bukti beliau memiliki visi membangun Indonesia secara total dan optimis di era digital” ujar Trenggono.

Keberanian Jokowi dalam menuntaskan proyek Palapa Ring harus diapresiasi, sebut Treng, karena infrastruktur itu maju-mundur pembangunannya selama ini.

“Skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan penjaminan dari PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) itu inovasi pembiayaan dari Pak Jokowi. Konsep KBPU ini yang bikin swasta mau masuk bangun Palapa Ring. Lihat dengan konsep sebelumnya yang pakai konsorsium, bubar jalan, kan,” ungkap Bendara TKN Jokowi-Ma’ruf.

Palapa Ring versi Kabinet Kerja terdiri dari tiga paket, yaitu Palapa Ring Paket Barat, Palapa Ring Paket Tengah, dan Palapa Ring Paket Timur.

PT Palapa Ring Barat merupakan Badan Usaha Pelaksana (BUP) bentukan Konsorsium Mora Telematika Indonesia–Ketrosden Triasmitra selaku pemenang lelang Proyek Palapa Ring Paket Barat. Panjang kabel optik yang digelar sekitar 2.000 km.

PT Palapa Ring Paket Tengah dimenangkan konsorsium Pandawa Lima dengan mengerjakan infrastruktur di wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara (sampai dengan Kep. Sangihe-Talaud). Total panjang kabel serat optik sekitar 2.700 km. Nilai proyek sekitar US$ 47,08 juta.

PT Palapa Timur Telematika (PTT) mengerjakan proyek Palapa Ring Paket Timur. Proyek Palapa Ring Paket Timur menjangkau wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, Papua Barat, dan Papua (sampai dengan pedalaman Papua) dengan total panjang kabel serat optik sekitar 6.300 kilometer.

Grafik pencapaian proyek Palapa Ring (Istimewa/WAG 01-2X #KamiUntuk01)

Treng menjelaskan proyek ini dipastikan memperoleh dukungan fasilitasi pendampingan proses transaksi dan menerapkan skema pembayaran ketersediaan layanan atau availability payment (AP) dari Menteri Keuangan. Komponen yang dibiayai AP adalah biaya modal, biaya operasional, dan keuntungan wajar yang diinginkan badan usaha.

Jokowi, kata Treng lagi, sangat menguasai materi industri digital dan bukan tidak mungkin Jokowi mampu menggaet swing voters kaum milenial pada saat pemilihan nanti (17 April 2019).

“Pokoknya kalau bicara ekonomi digital ke depannya. Pak Jokowi top, deh, semalam. Paparan beliau soal unicorn dan revolusi industri 4.0 itu memikat pemilih milenial yang banyak berbisnis digital,” tukas Treng atau Sakti Wahyu Trenggono. []GOOD INDONESIA-LMC


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: [email protected]]

The post Bendahara TKN: ‘Tol Langit’ Jokowi Pikat Pemilih Milenial appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
https://www.goodindonesia.com/2019/02/18/bendahara-tkn-tol-langit-jokowi-pikat-pemilih-milenial.html/feed 0 5767
Fotografi Miniatur, Cara Milenial Sosialisasikan Pilkada Serentak 2018 https://www.goodindonesia.com/2018/04/24/miniature-photography-cara-milenial-sosialisasikan-pilkada-serentak-2018.html https://www.goodindonesia.com/2018/04/24/miniature-photography-cara-milenial-sosialisasikan-pilkada-serentak-2018.html#comments Tue, 24 Apr 2018 05:36:24 +0000 http://pemiluupdate.com/?p=3960 Seperti minatur fotografi karya Irnie Wanda dengan konsep suasana pemungutan suara yang dibuat untuk mensosialiasikan dan mengajak masyarakat agar datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) menggunakan hak pilihnya di Pilkada Kota Sukabumi 2018.

The post Fotografi Miniatur, Cara Milenial Sosialisasikan Pilkada Serentak 2018 appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
Kota Sukabumi – Berbagai cara dilakukan generasi milenial untuk mensosialisasikan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018. Salah satunya melalui seni miniature photography (fotografi miniatur), berupa boneka berukuran mini yang di konsep sedemikian rupa dengan pengambilan sudut pemotretan yang artistik sehingga memunculkan kesan nyata.

Seperti fotografi miniatur karya Irnie Wanda dengan konsep suasana pemungutan suara yang dibuat untuk menyosialisasikan dan mengajak masyarakat agar datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) menggunakan hak pilihnya di Pilkada Kota Sukabumi 2018.

Karya guru seni SMPN 2 Kota Sukabumi tersebut merupakan pesanan Desk Pilkada Pemerintah Kota Sukabumi yang akan digunakan sebagai ajang sosiliasi melalui berbagai media sosial.

“Saya bikin ini buat Desk Pilkada untuk jadi icon sosialisasi. Ada dua pesanannya, 1 suasana pemungutan suara, sedangkan satu lagi yang kampanye belum sempet dibikin. Kalau figurnya sudah ada,” tandas Irnie kepada PemiluUpdate.com, Selasa, 24 April 2018.

Awal dirinya diminta Desk Pilkada untuk membuat miniatur fotografi, jelas Irnie saat dalam suatu momen bawa koleksi mini figur dan foto-foto di Taman Balai Kota Sukabumi. Pada saat yang bersamaan, secara tidak sengaja Asisten Daerah 1 Andri Setiawan dan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Punjul Saepul Hayat melihat, hingga akhirnya tertarik dan minta dibuatkan dengan temanya pilkada.

“Ya, saya bikin karena yang begini unik. Orang lihat pada bilang lucu. Apalagi saya sering upload di media sosial khususnya facebook dan instagram, banyak yang apresiasi lewat jempolnya,” katanya

Pemilik akun instagram @irnie_irdut ini mengaku baru dua kali terima pesanan miniatur fotografi, yakni dari Politeknik Sukabumi dan Desk Pilkada Pemkot Sukabumi.

Soal harga, lanjut Irnie, tergantung konsep dan lumayan kalau ada yang sampai endorse. Lama pembuatannya ada yang lima menit langsung jadi, bahkan kadang-kadang satu hari saja habis untuk pikirkan konsepnya.

“Saya pakai media pembanding untuk pemotretannya, biar orang yang liat tahu kalau itu ukurannya kecil banget. Apalagi ukuran figurnya cuma dua sentimeter,” katanya.

Irnie sendiri baru menggeluti dunia miniature photography sejak Oktober 2017 lalu. Karena di Sukabumi belum ada komunitasnya, dirinya bergabung dengan di Regional Bandung dan nasional.

“Tanggal 31 Maret kemarin baru ikut pameran foto miniatur. Sukabumi kebetulan belum terbentuk komunitasnya, cuma ada anggota yang nasional juga dari Sukabumi tiga orang,” katanya.

Pameran miniatur fotografi yang di Braga City Square Bandung dibuat sama komunitas miniatur Bandung namanya Bandung Figur Leutik (Bdgfigleu). Rencananya 29 April 2018, Irnie akan memamerkan karyanya di Taman Pemandian Air Panas Cikundul Kota Sukabumi. []Herry Febrianto


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: [email protected]]

The post Fotografi Miniatur, Cara Milenial Sosialisasikan Pilkada Serentak 2018 appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
https://www.goodindonesia.com/2018/04/24/miniature-photography-cara-milenial-sosialisasikan-pilkada-serentak-2018.html/feed 1 3960