Digigit Kutu, Turis Umbar Peringatan ‘Penyakit Bali’

Gambar kutu yang diunggah si Turis via akun media sosialnya (Foto: dailymail.co.uk - GOOD INDONESIA)

Australia – Seorang turis mancanegara yang mengunjungi Bali memperingatkan wisatawan lain agar mewaspadai kutu.

Peringatan disebar karena ia tidak ingin wisatawan mengalami naas seperti dirinya. Akibat digigit kutu, si turis mengaku menderita sakit selama sebulan.

Pria itu, Dailymail.co.uk melansir pada Sabtu (21/12/2019), mengunggah peringatannya ke Facebook pada Sabtu. Bersama peringatan, ia menunjukkan gambar luka yang disebutnya bekas gigitan kutu pada salah satu bagian tubuhnya. Juga dipamerkan video pendek kutu.

Tidak dijelaskan identitas si Turis dimaksud. Begitu pula asalnya. Namun, pada berita Dailymail.co.uk tertera nama jurnalisnya dan tujuan pengiriman laporannya, yakni Isabelle Stackpool untuk Daily Mail Australia.

Dalam berita itu pun tak ada keterangan bagaimana dan di mana sang Turis digigit kutu. Apakah di penginapannya atau di alam bebas.

“Waspadalah terhadap kutu yang saya dapatkan di Bali dan saya sakit seperti anjing,” tulis si Turis di akun Facebook. Nama akunnya tak disebutkan.

Masih menurut berita Dailymail.co.uk, Turis menggambarkan bagaimana parasit telah membuatnya merasa sakit selama berminggu-minggu.

Pria itu juga mencatat bahaya yang dapat ditimbulkan kutu dan berkata, “Mereka membawa penyakit lyme, saya jadi tahu.”

Lyme adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang dibawa kutu. Dapat menyebabkan ruam di lokasi gigitan, dan menyebabkan penderita demam tinggi.

Netizen menanggapi posan si Turis. Ada yang berkomentar penyakit lyme dapat menimbulkan konsekuensi serius.

Penanggap lain memperingatkan, “Kakak ipar saya di kursi roda dengan kerusakan otak karena diagnosis penyakit lyme terlambat … sangat serius ini.”

Komentar lain berisi imbauan kepada si Wisatawan segera menghubungi dokter mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Setelah menerima sejumlah komentar, “turis korban kutu” mengaku akan segera ke dokter. “Saya sebaiknya ke dokter,” ujarnya. []GOOD INDONESIA-ALY


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: [email protected]]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here